KAWALI Kritik Penanganan Karhutla, Menhut Raja Juli Diminta Tak Tinggal Diam

KAWALI Kritik Penanganan Karhutla, Menhut Raja Juli Diminta Tak Tinggal Diam

Narasizone, Jakarta – Koalisi Kawali Indonesia Lestari (KAWALI) meminta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tidak pasif menghadapi kembali maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.

Ketua Umum KAWALI Puput TD Putra mendorong Kementerian Kehutanan segera melakukan evaluasi terhadap pola penanganan karhutla.

Ia menilai langkah pemerintah harus lebih cepat dan tegas, terutama di wilayah yang berulang kali menjadi titik kebakaran.

Menurut Puput, persoalan karhutla tidak bisa semata-mata dianggap sebagai akibat kondisi alam. Pemerintah perlu menelusuri faktor lain, termasuk tata kelola kawasan hutan dan aktivitas di area konsesi perusahaan yang memiliki kerawanan terhadap kebakaran.

KAWALI juga menyoroti kebijakan pemanfaatan dan eksploitasi hutan yang dinilai perlu dievaluasi. Menurutnya, persoalan karhutla harus dilihat secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya kelemahan dalam pengawasan dan pengelolaan kawasan hutan.

Puput menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, korporasi dan masyarakat. Namun, Kementerian Kehutanan dinilai tetap harus mengambil posisi terdepan dalam memastikan pencegahan, pengawasan, hingga penindakan terhadap pelanggaran berjalan secara efektif.

PT Narasi Zone