Wujud Kepedulian Geofanza.25 PAI UNU Pasuruan Bekali Mahasiswa Baru Lewat Workshop Kepenulisan: Tegaskan Keseimbangan Peran Sosial dan Akademik

Wujud Kepedulian Geofanza.25 PAI UNU Pasuruan Bekali Mahasiswa Baru Lewat Workshop Kepenulisan: Tegaskan Keseimbangan Peran Sosial dan Akademik

PASURUAN, Narasizone — Transisi pendidikan dari jenjang sekolah menengah menuju perguruan tinggi menuntut kesiapan adaptasi yang tinggi. Merespons tantangan tersebut, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) angkatan 2025 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Geofanza.25, sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif “Workshop Pembuatan Makalah” pada Jum’at (09/10/2026).

Bertempat di lingkungan Kampus Tercinta (UNUPAS), kegiatan yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB ini secara khusus mendedikasikan materinya untuk mahasiswa baru PAI angkatan 2026. Mengusung tema inklusif “Tumbuh Bersama dan Belajar Bersama”, acara ini dirancang sebagai ruang kolaborasi yang hangat antara kakak tingkat dan adik tingkat.

Perwakilan panitia pelaksana Geofanza.25 memaparkan bahwa inisiatif penyelenggaraan workshop ini dilandasi oleh pemikiran filosofis mengenai peran ganda seorang mahasiswa. Menurut panitia, mahasiswa sejatinya dituntut untuk mampu menyeimbangkan dua hal krusial, yakni tanggung jawab sosial dan tanggung jawab akademik.

“Seorang mahasiswa tentu harus memiliki kepekaan yang tajam terhadap lingkungan sosialnya. Namun, sebelum melangkah jauh ke sana, ia juga harus selesai dengan tanggung jawab akademiknya di kampus. Makalah adalah makanan sehari-hari mahasiswa. Melalui workshop ini, kami ingin membantu adik-adik agar urusan akademiknya bisa terselesaikan dengan baik dan tidak menjadi beban, sehingga ke depannya mereka juga siap menjalankan fungsi sosialnya di masyarakat,” urai pihak panitia pelaksana.

Panitia juga menegaskan bahwa agenda ini jauh dari sekadar formalitas kegiatan semata, melainkan murni sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab moral PAI angkatan 2025 kepada adik-adiknya. Masa awal perkuliahan dipandang sebagai fase kritis yang rentan membuat mahasiswa baru kebingungan saat menghadapi tugas ilmiah berskala perguruan tinggi. Oleh karena itu, Geofanza.25 hadir mendampingi agar angkatan 2026 memiliki bekal yang cukup untuk mengamankan nilai akademik mereka.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa baru dibimbing secara telaten mengenai dasar-dasar penyusunan makalah. Peserta diajak memahami kerangka penulisan, tata cara mengutip referensi, hingga penyesuaian format dokumen agar rapi dan sesuai dengan standar keilmuan perguruan tinggi.

Langkah strategis dari Geofanza.25 ini diharapkan mampu menjadi fondasi yang kokoh bagi para peserta. Sesuai dengan pesan sarat makna yang tertuang pada semboyan acara, yakni “Ilmu hari ini, bekal masa depan”, panitia menaruh harapan besar agar bekal kepenulisan ini dapat terus diaplikasikan hingga tugas akhir kelak. Dengan pemahaman akademik yang sudah tertata, mahasiswa PAI angkatan 2026 diharapkan dapat mengarungi dinamika kampus dengan lebih percaya diri, serta sukses menjadi mahasiswa yang cerdas secara akademik dan peka secara sosial.

PT Narasi Zone