Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Diduga Tipu Pengikut hingga Rp1,3 Miliar

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Diduga Tipu Pengikut hingga Rp1,3 Miliar

Narasizone, Daerah Bangkalan – Seorang warga Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, melaporkan pria berinisial F ke polisi atas dugaan penipuan dengan modus ajaran keagamaan. Korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp1,3 miliar setelah mengikuti ajaran F yang disebut mengklaim dirinya sebagai Imam Mahdi.

Salah satu korban, Halimi, mengatakan F diduga menjalankan aktivitas tersebut bersama AS yang disebut mengaku sebagai Ratu Adil. Halimi mengaku menjadi pengikut keduanya sejak 2019 dan menerima berbagai ajaran yang menurutnya menyimpang, termasuk kewajiban menemui AS dengan pakaian putih tanpa membawa telepon seluler.

Halimi juga mengungkap adanya sejumlah aturan yang membuat pengikut harus mendahulukan perintah F dan AS. Ia mengaku pernah mendapat ajaran bahwa shalat dapat ditinggalkan apabila dipanggil oleh mereka dan cukup diganti dengan membaca istighfar sebanyak 11 kali.

Menurut Halimi, para pengikut juga diminta menyerahkan sejumlah uang dengan berbagai alasan. Ia mengaku pernah membayar Rp10 juta untuk diangkat sebagai wali dan Rp17 juta untuk prosesi pelantikan. Selain itu, terdapat permintaan uang lainnya, termasuk untuk keperluan yang disebut sebagai top up umur anggota keluarga hingga denda tertentu. Ungkapnya Rabu (21/10/2026)

Halimi mengaku baru mulai mempertanyakan ajaran tersebut setelah AS meninggal pada 2025. Ia kemudian menilai sejumlah klaim yang selama ini disampaikan kepadanya tidak masuk akal. Dari berbagai pembayaran yang dilakukan, Halimi menyebut total kerugiannya mencapai sekitar Rp1,3 miliar.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama membenarkan adanya informasi mengenai laporan tersebut. Polisi menyatakan akan terlebih dahulu mengecek laporan yang baru diterima dan melakukan penelusuran terhadap dugaan penipuan yang dilaporkan.

PT Narasi Zone