Politik dengan Hati, Senator Lia Istifhama Dianugerahi Penghargaan ‘Politisi Humanis Indonesia’

Politik dengan Hati, Senator Lia Istifhama Dianugerahi Penghargaan ‘Politisi Humanis Indonesia’

BATU, Narasizone – Kiprah dan dedikasi Anggota Komite I DPD RI asal Jawa Timur (2024–2029), Dr. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos., S.Sos.I., M.E.I., kembali menuai apresiasi bergengsi. Senator yang lekat dengan sapaan Ning Lia ini secara resmi menerima penghargaan “Politisi Humanis Indonesia” dari media nasional Suaraindonesia-News.com dalam sebuah penganugerahan di Kota Batu, Kamis (22/10/2026).
Penyematan gelar ini merupakan bentuk pengakuan nyata atas rekam jejak Ning Lia di panggung politik yang senantiasa mengedepankan pendekatan kepedulian, komunikasi egaliter, serta kedekatan tanpa sekat dengan masyarakat di akar rumput.
Dalam suasana penganugerahan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Ning Lia mengutarakan rasa syukurnya kepada keluarga besar Suaraindonesia-News.com. Ia memaknai penghargaan ini sebagai refleksi filosofis atas tanggung jawab moral seorang wakil rakyat.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Suara Indonesia News atas apresiasi ini. Bagi saya pribadi, penghargaan ini bukan sekadar sebuah kehormatan seremonial, melainkan pengingat luhur bahwa politik harus selalu memiliki hati, kepedulian, dan keberpihakan yang nyata kepada masyarakat,” ungkap alumnus Universitas Airlangga (Unair) tersebut.
Lebih jauh, Ning Lia menegaskan bahwa esensi menjadi seorang wakil daerah tidak berhenti pada rutinitas menyuarakan aspirasi di forum-forum resmi kenegaraan. Hal yang tak kalah krusial adalah kesediaan untuk turun langsung, menghadirkan kepedulian, dan mendengarkan keluh kesah rakyat secara tatap muka.
“Politik sejatinya adalah jalan pengabdian. Kita boleh memiliki jabatan atau kedudukan, tetapi jangan sampai hal itu membuat kita kehilangan rasa kemanusiaan. Karena pada akhirnya, yang paling penting bukan seberapa tinggi posisi kita, melainkan seberapa besar manfaat kehadiran kita bagi sesama,” tutur politisi perempuan yang dikenal ramah ini.
Menariknya, momentum penganugerahan tersebut terasa semakin istimewa ketika keponakan Khofifah Indar Parawansa ini melontarkan ucapan selamat ulang tahun (anniversary) kepada Suaraindonesia-News.com melalui bait-bait pantun khasnya:
Indah memandang hingga tak keluar kata,Padahal cinta dipendam membawa kegalauan.Selamat anniversary Suara Indonesia News tercinta,Media publik panutan kita semua.
Bait pantun tersebut sekaligus menjadi medium penghormatan Ning Lia terhadap peran vital insan pers. Di matanya, media massa memikul tanggung jawab besar sebagai jembatan komunikasi antara rakyat dan pemerintah, menyajikan literasi yang mencerdaskan, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah pusaran dinamika sosial-politik.
Dalam menjalankan amanah konstitusionalnya sebagai senator, Ning Lia memang dikenal aktif dan luwes berinteraksi dengan berbagai elemen masyarakat. Jangkauan komunikasinya mencakup tokoh lintas agama, komunitas perempuan, generasi muda dan Gen Z, hingga kelompok rentan yang sangat membutuhkan atensi negara. Fokus perjuangannya pun merentang dari sektor pendidikan, mutu pelayanan publik, pemberdayaan perempuan, hingga pemerataan pembangunan daerah.
Bagi Ning Lia, trofi Politisi Humanis Indonesia bukanlah garis finis dari sebuah pencapaian, melainkan bahan bakar semangat untuk terus menebar kebermanfaatan.
“Terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Jawa Timur yang selama ini memberikan kepercayaan penuh dan doa. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus menebarkan kebaikan. Sebab, politik yang sesungguhnya adalah politik yang mampu memanusiakan manusia,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Direktur Suara Indonesia News, Zaini Amin, memaparkan landasan kuat di balik penobatan Ning Lia. Menurutnya, penghargaan ini diberikan murni sebagai wujud apresiasi atas komitmen sang senator dalam menjalankan tugas kerakyatan berbasis nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial tinggi, dan pola komunikasi yang sangat terbuka.
“Penghargaan ini kami berikan sebagai pengakuan atas kontribusi beliau dalam menyuarakan aspirasi publik. Beliau secara konsisten mendorong terwujudnya kehidupan demokrasi yang lebih inklusif, berkeadilan, serta sepenuhnya berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” tutup Zaini.

PT Narasi Zone