Narasizone, Jakarta – Intensitas Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke berbagai daerah belakangan ini dinilai memiliki muatan politik. Pengamat politik Rocky Gerung mengaitkan rangkaian safari tersebut dengan upaya menjaga masa depan politik putra Jokowi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Rocky menyoroti sejumlah kunjungan Jokowi, termasuk ke Lampung dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, aktivitas tersebut dapat dibaca sebagai upaya menghimpun dan menjaga kekuatan massa di berbagai wilayah untuk menopang kepentingan politik Gibran.
Menurut Rocky, safari Jokowi juga tidak dapat dilepaskan dari posisinya setelah tidak lagi berada di pusat kekuasaan. Ia menilai masih terdapat sejumlah persoalan dari masa lalu Jokowi yang berpotensi kembali menjadi sorotan.
Rocky menyebut isu ijazah, keputusan-keputusan di KPU, hingga polemik sejumlah institusi sebagai persoalan yang sewaktu-waktu dapat kembali diangkat oleh publik maupun lawan politik.
Dalam pandangannya, posisi Gibran sebagai Wakil Presiden juga belum sepenuhnya memberikan jaminan keamanan politik bagi Jokowi. Posisi tersebut dinilai masih berpotensi menjadi sasaran perdebatan, baik dari sisi konstitusional maupun opini publik.
Karena itu, Rocky melihat aktivitas Jokowi di berbagai daerah bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari dinamika politik untuk mempertahankan pengaruh sekaligus membangun kekuatan yang dapat menopang perjalanan politik Gibran ke depan.





