Anak Pejabat Gayo Lues Flexing Kekayaan, Nevirizal Minta Maaf dan Sesalkan Ulah Putrinya

Anak Pejabat Gayo Lues Flexing Kekayaan, Nevirizal Minta Maaf dan Sesalkan Ulah Putrinya

Narasizone – Putri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, dr. Nevirizal, Dea Arranoya, menjadi sorotan setelah sejumlah unggahan media sosialnya yang menampilkan gaya hidup mewah viral dan memicu kritik publik.Dea disebut kerap membagikan momen liburan ke luar negeri, kehidupan serba berkecukupan, hingga cerita mengenai keluarganya. Unggahan tersebut kemudian kembali disebarkan oleh sejumlah akun media sosial dan menjadi perbincangan warganet.

Salah satu unggahan yang menuai perhatian memperlihatkan Dea merespons cibiran dengan pernyataan penuh percaya diri. “Sok mantep bgt lu. Emang mantep, mau diadu dari segi ekonomi, pendidikan, keluarga, pasangan juga ga getar,” tulisnya.

Unggahan lain juga memperlihatkan aktivitas Dea saat berlibur ke sejumlah negara. Ia menulis, “Hidup kadang di Paris Inggris Jerman,” serta mengunggah pernyataan, “Papa kerja, anak istri di Eropa.”

Dea juga sempat menyinggung biaya pendidikannya yang disebut dibiayai oleh sang ayah. “Menghabiskan uang papa kak menyala UKT koas+S2 20jt ++ itu,” tulisnya.

Selain itu, ia mengunggah pernyataan mengenai ayahnya yang membeli bahan bakar minyak dalam jumlah besar. “Papaku beli minyak 15 jirigen,” tulis Dea dalam unggahannya.

Viralnya sejumlah konten tersebut membuat Nevirizal akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik. “Atas nama seorang ayah dan pejabat publik, saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus warga Gayo Lues,” katanya.

Nevirizal mengaku menyesalkan unggahan putrinya yang memicu kegaduhan. Ia menjelaskan bahwa perjalanan keluarganya ke luar negeri dilakukan saat dirinya tidak ikut karena harus menjalani pengobatan rutin.

“Dari mulai umrah lalu ke Korea, saya sendiri tidak ikut dalam perjalanan tersebut karena harus menjalani pengobatan rutin atas penyakit yang sudah lama saya alami,” ujarnya.

Ia berharap polemik tersebut menjadi pelajaran bagi keluarganya agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Nevirizal juga mengaku menghormati kritik masyarakat sebagai bagian dari kontrol publik terhadap pejabat dan penyelenggara pemerintahan.

PT Narasi Zone