Narasizone, Lamongan – Viralnya rekaman video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap dua warga di Desa Kebet, Kabupaten Lamongan, menjadi perhatian luas masyarakat.
Peristiwa itu turut menyeret nama Ketua DPD PSI Lamongan yang juga dikenal sebagai Bos Properti Ababil, Ahmad Shandy, yang disebut-sebut diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Dalam video yang beredar di berbagai platform media sosial, dua pria yang diketahui bernama Ajib Purnomo dan Hari Surono tampak dalam kondisi mengenaskan. Keduanya terlihat dengan tangan terikat, mengalami luka di bagian kepala hingga berlumuran darah, setelah diduga ditangkap karena dituduh mencuri besi bekas.
Rekaman itu juga memperlihatkan kedua korban diduga disiram garam saat masih mengalami luka terbuka hingga terdengar merintih kesakitan.
Selain itu, beredar pula dugaan bahwa salah seorang warga sempat mengarahkan senjata api ke arah korban, meski kebenaran informasi tersebut masih menunggu proses penyelidikan aparat.
Beredarnya video tersebut langsung memicu reaksi keras dari publik. Banyak warganet menilai tindakan yang dilakukan terhadap kedua korban tidak manusiawi dan tidak dapat dibenarkan, terlepas dari dugaan tindak pidana yang dituduhkan kepada mereka.
Salah satu tanggapan datang dari akun X @Not_me yang menuliskan, “Tegas ya tegas, tapi jangan kayak gitu juga, ini kejam banget sih.” Komentar tersebut menjadi salah satu dari banyak respons yang mengecam dugaan aksi kekerasan dalam video tersebut.
Hingga kini, masyarakat mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional dan transparan. Seluruh pihak yang diduga terlibat diharapkan diperiksa agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap melalui proses hukum yang berlaku.





