PRI Soroti Isu Kekerabatan Pelaku Penembakan Arosbaya, Minta Klarifikasi Bupati

PRI Soroti Isu Kekerabatan Pelaku Penembakan Arosbaya, Minta Klarifikasi Bupati

Narasizone Daerah BANGKALAN — Beredarnya rekaman video yang diduga memperlihatkan insiden penembakan di Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, menjadi perhatian publik. Video tersebut telah menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memunculkan beragam spekulasi di tengah masyarakat. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian yang menjelaskan kronologi maupun status penanganan peristiwa tersebut.

Sekretaris Pejuang Reformasi Indonesia (PRI), Ach Ghozali, menilai lambatnya penyampaian informasi resmi berpotensi menimbulkan keresahan dan berbagai asumsi di tengah masyarakat. Menurutnya, kepolisian perlu segera memberikan penjelasan yang transparan agar tidak berkembang informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Ach Ghozali juga meminta Bupati Bangkalan untuk memberikan perhatian dan sikap terhadap persoalan tersebut. Menurutnya, apabila benar terjadi tindak pidana yang menimbulkan korban dari masyarakat Bangkalan, maka pemerintah daerah memiliki kepentingan moral untuk mendorong pengungkapan kasus secara terbuka serta memastikan penegakan hukum berjalan dengan baik.

Selain itu, Meskipun Informasi kevalitan datanya perlu dipertanyakan Ach Ghozali mengaku menerima informasi yang menyebut salah satu pihak yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan dan Penembakan di Kecamatan Arosbaya diduga memiliki keterkaitan Persaudaraan dengan Pimpinan Daerah Kabupaten Bangkalan. Maka dari itu kami berharap Pimpinan Daerah Kabupaten Bangkalan dalam hal ini Bupati Bangkalan untuk segera memberikan Penjelasan Terhadap publik agar informasi yang yang beredar tidak menjadi bola liar dikalangan warga Bangkalan

Ia juga mempertanyakan dugaan penggunaan senjata api dalam peristiwa tersebut. “Jika benar terjadi penembakan, publik berhak mengetahui jenis senjata api yang digunakan dan bagaimana senjata tersebut bisa berada di tangan perorangan. Hal ini harus dijelaskan secara terbuka oleh aparat penegak hukum,” ujar Ach Ghozali. Selasa (28/07/2026)

PRI mendesak Polres Bangkalan untuk mengusut tuntas dugaan penembakan tersebut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Menurut Ach Ghozali, keterbukaan informasi dari aparat penegak hukum sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta mencegah berkembangnya spekulasi yang dapat memperkeruh situasi.

Ach Ghozali menegaskan bahwa PRI akan terus mengawal perkembangan kasus ini sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan penegakan hukum. Ia berharap proses penyelidikan dilakukan secara objektif, tanpa intervensi dari pihak mana pun, sehingga seluruh fakta dapat terungkap dan keadilan bagi korban dapat terwujud.

PT Narasi Zone