Narasizone, Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Wihadi Wiyanto, mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa sesuai dengan tujuan pemerintah. Pengawasan publik dinilai penting untuk memastikan kualitas makanan, porsi, hingga kebersihan dapur penyelenggara tetap terjaga.Ajakan tersebut disampaikan Wihadi saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Tegalkodo, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IX yang meliputi Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, ia menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Menurut Wihadi, masyarakat tidak seharusnya langsung mempercayai informasi negatif yang beredar di media sosial terkait Program MBG tanpa melakukan pengecekan di lapangan. Ia mendorong warga untuk ikut mengawasi pelaksanaan program dan melaporkan jika menemukan dugaan penyimpangan, baik terkait kualitas makanan, kebersihan dapur, maupun pelayanan kepada penerima manfaat.
“Kalau ada dapur SPPG yang tidak higienis atau makanan yang disajikan tidak sesuai ketentuan, silakan difoto dan dilaporkan. Program ini harus benar-benar dinikmati masyarakat, jangan sampai ada yang memotong hak penerima,” ujarnya.
Ia menegaskan setiap siswa harus menerima makanan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah tanpa adanya pengurangan porsi ataupun kualitas. Menurutnya, hak penerima manfaat tidak boleh dikurangi oleh pihak mana pun.
“Kalau makanannya tidak layak atau basi, segera sampaikan. Berarti ada yang salah dalam pengelolaannya. Tapi jangan mengada-ada, laporkan sesuai kondisi yang sebenarnya,” katanya.
Selain membahas Program MBG, Wihadi juga menyerap aspirasi masyarakat terkait distribusi pupuk bersubsidi. Ia mengakui persoalan pupuk masih menjadi salah satu keluhan utama petani, meski distribusinya kini dinilai mulai membaik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wihadi menyatakan akan terus mendorong evaluasi sistem penyaluran pupuk bersubsidi agar lebih efektif dan tepat sasaran. Ia juga menyebut ke depan distribusi barang-barang bersubsidi, termasuk pupuk, akan diperkuat melalui Koperasi Desa Merah Putih guna mempermudah akses masyarakat terhadap kebutuhan bersubsidi.





