KPK Ungkap Dugaan Peran Bos Maktour, Nama Dito Ariotedjo Ikut Terseret dalam Penyidikan

KPK Ungkap Dugaan Peran Bos Maktour, Nama Dito Ariotedjo Ikut Terseret dalam Penyidikan

Narasizone, Jakarta – Nama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo kembali mencuat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024.

Dito telah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi pada 30 Juni 2026 untuk dimintai keterangan terkait sejumlah fakta yang sedang didalami penyidik.

Usai diperiksa, Dito menjelaskan bahwa penyidik turut mendalami kunjungan kerja ke Arab Saudi bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 2022. Menurutnya, pertanyaan tersebut juga berkaitan dengan mertuanya, Fuad Hasan Masyhur, yang merupakan Direktur Utama PT Maktour Travel dan bagian dari asosiasi biro perjalanan haji.

Dalam perkara ini, KPK telah mengungkap dugaan peran penting Fuad Hasan Masyhur dalam proses awal perubahan komposisi 20.000 kuota tambahan haji 2023–2024.

Fuad diduga mengusulkan perubahan komposisi kuota dari 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus menjadi 50 persen berbanding 50 persen.

KPK menduga perubahan komposisi tersebut membuka celah penyimpangan dalam pembagian kuota tambahan dan menjadi pintu masuk praktik jual-beli kuota melalui skema percepatan keberangkatan. Dari hasil penyidikan sementara, PT Maktour diduga memperoleh keuntungan tidak sah sebesar Rp27,8 miliar.

Meski demikian, hingga saat ini KPK memeriksa Dito Ariotedjo dalam kapasitasnya sebagai saksi. Belum ada pernyataan resmi dari KPK yang menetapkan Dito sebagai tersangka atau menyebut dirinya terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi kuota haji. Proses penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap peran masing-masing pihak berdasarkan alat bukti.

PT Narasi Zone