Rencana Aksi ke Bea Cukai Madura Batal, Warga Pamekasan Pertanyakan Persoalan Rokok Burley

Rencana Aksi ke Bea Cukai Madura Batal, Warga Pamekasan Pertanyakan Persoalan Rokok Burley

Narasizone Daerah Pamekasan – Rencana aksi salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) ke Kantor Bea Cukai Madura terkait persoalan rokok burley di Kabupaten Pamekasan menjadi perhatian masyarakat. Rencana penyampaian aspirasi yang sebelumnya dikabarkan akan dilakukan melalui aksi dan orasi tersebut kini disebut batal, sehingga memunculkan sejumlah pertanyaan di tengah publik.

Informasi mengenai rencana aksi tersebut sebelumnya beredar luas dan disebut berkaitan dengan persoalan peredaran rokok burley. LSM yang bersangkutan dikabarkan hendak meminta penjelasan sekaligus menyampaikan aspirasi kepada pihak Bea Cukai Madura mengenai produk hasil tembakau yang menjadi perhatian tersebut.

Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti alasan rencana aksi tersebut tidak dilanjutkan. Kondisi itu kemudian memunculkan tanda tanya, terutama karena sebelumnya terdapat kabar bahwa persoalan rokok burley akan menjadi salah satu materi yang disampaikan secara terbuka di depan Kantor Bea Cukai Madura.

“Kalau memang ada persoalan yang hendak disampaikan, masyarakat tentu ingin tahu kenapa aksinya tiba-tiba batal. Jangan sampai informasi yang beredar justru membuat masyarakat semakin bertanya-tanya,” ujar Nasrul, warga Pamekasan, Jumat (28/08/2026).

Menurut Nasrul, persoalan tersebut sebaiknya tidak berhenti pada kabar mengenai rencana aksi maupun pembatalannya. Jika memang terdapat dugaan pelanggaran terkait peredaran produk hasil tembakau, ia menilai persoalan tersebut perlu disampaikan berdasarkan data dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya juga beredar informasi yang mengaitkan rokok burley tersebut dengan seorang pemilik di wilayah Batubintang, Pamekasan. Namun, informasi mengenai pihak yang disebut sebagai pemilik maupun status legalitas rokok tersebut belum memperoleh konfirmasi resmi, sehingga diperlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran.

Nasrul berharap Bea Cukai Madura dapat memberikan penjelasan apabila persoalan rokok burley tersebut memang berkaitan dengan kewenangan pengawasan dan penindakan di bidang cukai. Menurutnya, keterbukaan informasi penting agar masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai persoalan sebenarnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak LSM mengenai alasan pembatalan rencana aksi tersebut. Begitu pula pihak yang disebut berkaitan dengan rokok burley belum memberikan klarifikasi. Publik pun masih menunggu apakah persoalan tersebut akan kembali disampaikan melalui aksi maupun melalui mekanisme resmi kepada instansi berwenang.

PT Narasi Zone