KPK NU Geruduk Gedung KPK, Mendesak Nusron Wahid Diperiksa Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon

KPK NU Geruduk Gedung KPK, Mendesak Nusron Wahid Diperiksa Terkait Dugaan Suap HGB Summarecon

Narasizone, Jakarta – Massa yang mengatasnamakan KPK Nahdlatul Ulama (NU) menggelar aksi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026).

Mereka membawa sejumlah tuntutan terkait perkara dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) lahan PT Summarecon Agung Tbk.

Dalam aksi tersebut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid turut menjadi sorotan massa. Nama Nusron dikaitkan dengan perkara yang tengah ditangani KPK dan menyeret sejumlah pejabat serta pihak terkait.

Tokoh NU asal Majalengka, KH Khosim, dalam orasinya mengingatkan agar NU tidak kehilangan marwah akibat kepentingan politik maupun materi. Ia juga membawa nama para pendiri NU dalam seruannya kepada massa.

“Kami keluarga NU dari Jawa Barat datang ke Jakarta karena para pendiri NU mendirikan tatanan organisasi bukan untuk sekadar hura-hura. Tetapi NU saat ini, ketika pimpinan utamanya, sudah diincar oleh para anasir,” ujar KH Khosim.

KH Khosim juga menyinggung dinamika internal NU dan proses pemilihan di tingkat Muktamar. Ia mengkritik dugaan adanya kepentingan segelintir elite birokrasi yang dinilai dapat memengaruhi proses organisasi.

“Banyak yang menjual agama demi kepentingan dunia, na’udzubillahi min dzalik. Saya menangis mengingat pendiri-pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyekh Kiai Hasyim Asy’ari, Kiai Bisri Syansuri, Kiai Hasbullah, dan sebagainya,” katanya.

Sementara itu, orator lainnya menegaskan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keresahan terhadap kondisi NU.

“Kami hadir hari ini bukan untuk gagah-gagahan, melainkan menyuarakan ketidakrelaan atas hancurnya marwah kebesaran Nahdlatul Ulama, khususnya Ahlussunnah wal Jama’ah,” ujarnya.

Massa yang terdiri dari sejumlah elemen NU, termasuk Fatayat, Muslimat, Ansor dan aktivis muda, juga membentangkan poster seperti “Merusak Marwah NU”, “Malu Gus Segera Mundur”, serta “Tangkap Money Politic”.

Mereka kemudian melakukan sujud bersama di depan Gedung Merah Putih KPK sebagai bentuk ekspresi penolakan terhadap korupsi.

PT Narasi Zone