Narasizone Daerah Surabaya – Delapan peserta Arisan Meow melaporkan pengelola berinisial MCL ke Polda Jawa Timur. Mereka mengaku belum mendapatkan kepastian terkait pengembalian dana yang secara keseluruhan diklaim mencapai Rp3,5 miliar.
Laporan tersebut ditempuh setelah sejumlah upaya penyelesaian melalui mediasi dinilai belum membuahkan hasil. Para peserta sebelumnya mengaku telah membawa persoalan ini ke DPRD Surabaya dan Rumah Aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya.
Selain mempertanyakan pengembalian dana, peserta juga menyoroti dugaan adanya aliran dana yang dikaitkan dengan pembangunan bisnis spa di Surabaya. Mereka mempertanyakan transaksi sekitar Rp2,725 miliar yang disebut terjadi pada Mei 2026.
Para peserta berharap kepolisian dapat menelusuri seluruh transaksi dan dokumen yang mereka serahkan. Mereka juga meminta kejelasan mengenai pengelolaan dana serta memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam perkara tersebut. Ungkapnya Minggu (11/10/2026)
Meski demikian, dugaan penggelapan maupun penipuan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum. Pihak yang dilaporkan juga tetap memiliki hak untuk memberikan penjelasan dan pembelaan atas tuduhan yang disampaikan para pelapor.




