Narasizone, Jakarta – Aliansi BEM Persatuan se-DKI Jakarta menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas menjelang rencana aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI pada 27 Agustus 2026.
Koordinator BEM Persatuan, Ikhsan Buyung Kalean, mengatakan penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat dalam kehidupan demokrasi. Namun, hak tersebut perlu dijalankan dengan tetap memperhatikan ketertiban serta kondisi masyarakat di sekitar lokasi aksi.
Menurut Ikhsan, perbedaan kepentingan dan pandangan seharusnya tidak menjadi alasan munculnya gesekan. Dialog dinilai dapat menjadi jalan untuk menyampaikan tuntutan sekaligus mencegah situasi berkembang menjadi konflik.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan dialog yang konstruktif, saling menghormati perbedaan pandangan, serta menjaga ruang demokrasi agar tetap menjadi sarana penyampaian gagasan yang bermartabat dan berorientasi pada kepentingan bangsa,” kata Ikhsan di Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (24/8/2026).
BEM Persatuan berharap rencana aksi AMPB tetap berlangsung secara tertib dan damai. Menurut mereka, gerakan yang mampu menjaga kondusivitas sekaligus menawarkan gagasan dan solusi akan lebih efektif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.





