Narasizone – Kekayaan Orang Tua Dea Arranoya Disorot Usai Putrinya Pamer Gaya Hidup MewahGaya hidup mewah yang ditampilkan Dea Arranoya di media sosial ikut menyeret sosok ayahnya, dr. Nevirizal, ke dalam sorotan publik. Nevirizal diketahui merupakan pejabat Pemerintah Kabupaten Gayo Lues yang menjabat sebagai Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues.
Sorotan publik muncul setelah Dea mengunggah sejumlah konten mengenai perjalanan keluarganya ke luar negeri, biaya pendidikan, hingga aktivitas ekonomi keluarganya. Unggahan tersebut memicu pertanyaan warganet mengenai sumber kemampuan finansial keluarga pejabat tersebut.
Dalam salah satu unggahan, Dea menyebut biaya pendidikan yang berkaitan dengan UKT, koas, dan S2 mencapai puluhan juta rupiah. Ia juga menampilkan kehidupan keluarganya yang kerap bepergian ke luar negeri.
“Papa kerja, anak istri di Eropa,” tulis Dea dalam salah satu unggahannya.
Dea juga sempat mengunggah pernyataan mengenai ayahnya yang membeli bahan bakar minyak dalam jumlah banyak. “Papaku beli minyak 15 jirigen,” tulisnya.
Unggahan-unggahan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan publik mengenai kondisi ekonomi dan kekayaan Nevirizal sebagai pejabat publik. Namun, sejauh ini, viralnya gaya hidup keluarga tidak secara otomatis membuktikan adanya pelanggaran hukum maupun penyalahgunaan jabatan.
Nevirizal sendiri telah menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh unggahan putrinya. “Atas nama seorang ayah dan pejabat publik, saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus warga Gayo Lues,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa dirinya tidak ikut dalam sejumlah perjalanan keluarga ke luar negeri karena harus menjalani pengobatan rutin. Nevirizal berharap polemik tersebut menjadi pembelajaran agar keluarganya lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
Kini, publik menunggu apakah sorotan terhadap gaya hidup keluarga pejabat tersebut akan berhenti sebagai polemik media sosial atau mendorong pemeriksaan lebih lanjut terhadap kesesuaian harta kekayaan dan penghasilan yang dilaporkan pejabat terkait.





