WARGA GANG MURIA DALAM GELAR MAULID NABI MUHAMMAD SAW, RAWAT TRADISI DAN PERKUAT UKHUWAH

WARGA GANG MURIA DALAM GELAR MAULID NABI MUHAMMAD SAW, RAWAT TRADISI DAN PERKUAT UKHUWAH

Narasizone Daerah PONTIANAK BARAT – Warga Gang Muria Dalam, Jalan Komyos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Surau Al-Kautsar Gang Muria Dalam. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mengenang perjalanan, perjuangan, dan pengorbanan Rasulullah Muhammad SAW dalam membawa umat manusia dari zaman kegelapan menuju kehidupan yang penuh dengan cahaya keimanan dan ilmu pengetahuan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan. Tradisi ini telah dilaksanakan secara turun-temurun sejak berdirinya Surau Al-Kautsar dan terus dipertahankan oleh masyarakat Gang Muria Dalam dari tahun ke tahun.

Bagi warga, keberlangsungan kegiatan Maulid Nabi merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus sarana untuk mempererat silaturahmi dan ukhuwah antarwarga.

Selain mengenang keteladanan Rasulullah SAW, momentum Maulid juga diharapkan dapat menjadi ruang refleksi bagi masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, kasih sayang, kepedulian terhadap sesama, persaudaraan, serta semangat membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Wawan, salah satu pemuda Gang Muria Dalam, mengatakan bahwa kegiatan Maulid Nabi memiliki makna penting, khususnya bagi generasi muda.

“Bagi kami, Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang sejarah kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita sebagai generasi muda bisa mengambil nilai perjuangan dan keteladanan beliau untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.”

Menurut Wawan, keberadaan Surau Al-Kautsar juga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Gang Muria Dalam. Karena itu, tradisi keagamaan seperti Maulid Nabi perlu terus dijaga agar tidak kehilangan tempat di tengah perkembangan zaman. Mingu (13/8/2026)

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan dari generasi ke generasi. Jangan sampai anak-anak muda hanya mengenal perkembangan zaman, tetapi jauh dari nilai-nilai agama dan keteladanan Rasulullah. Surau harus tetap menjadi tempat untuk membangun kebersamaan, pendidikan keagamaan, dan pembentukan karakter generasi muda,” ujarnya.

Warga berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus menjadi agenda yang memperkuat hubungan antarmasyarakat, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, khususnya di kalangan generasi muda.

Lebih dari itu, masyarakat berharap Surau Al-Kautsar dapat terus menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi warga Gang Muria Dalam serta menjadi ruang yang terbuka bagi anak-anak dan pemuda untuk belajar, berkegiatan, dan tumbuh dengan nilai-nilai keislaman.

Dengan terus dirawatnya tradisi Maulid Nabi, warga Gang Muria Dalam ingin memastikan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak berhenti pada peringatan setiap tahun, tetapi tercermin dalam sikap, perilaku, dan kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

PT Narasi Zone