Narasizone, Jakarta – Asma Wafa Andina memilih mengundurkan diri dari Program S-1 Kedokteran Universitas Pertahanan (Unhan) RI meski telah dinyatakan lolos seleksi tingkat pusat.
Wafa mengaku mendapat arahan agar calon kadet putri yang mengenakan hijab bersedia melepasnya selama menjalani pendidikan di Unhan.
Menurut Wafa, persoalan tersebut disampaikan saat wawancara akademik pada 7 Juni 2026. Arahan serupa juga disebut kembali disampaikan dalam pengarahan dan kegiatan di Mess Srikandi.
Wafa kemudian mempertanyakan dasar aturan tersebut saat hendak menandatangani kontrak pendidikan pada 24 Juni 2026. Ia menyebut tidak menemukan ketentuan mengenai pelepasan hijab dalam dokumen perjanjian.
Wafa akhirnya memilih mundur dan menandatangani surat pengunduran diri dengan alasan tidak bersedia melepas hijab. Keputusan itu diambil setelah ia menjalani rangkaian seleksi sejak Februari hingga Juni 2026.
Kisah tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu perbincangan mengenai aturan bagi calon kadet putri berhijab di lingkungan Unhan, termasuk dasar penerapan ketentuan yang disebut sebagai arahan pimpinan.





