Narasizone Daerah surabaya – Dugaan seorang anggota DPRD Kota Surabaya yang bermain gim menggunakan telepon genggam saat berlangsungnya Rapat Paripurna terus menjadi perhatian publik. Hingga kini, DPC PDI Perjuangan (PDIP) Surabaya belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan yang melibatkan salah satu kadernya tersebut.
Anggota dewan yang berinisial S, yang diketahui berasal dari Fraksi PDI Perjuangan dan telah menjabat selama tiga periode, diduga memainkan gim di ponselnya ketika rapat paripurna sedang berlangsung. Peristiwa itu disebut terjadi dalam sidang yang digelar pada Senin (27/7/2026) di ruang paripurna DPRD Surabaya.
Rapat yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dipimpin Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri, didampingi Wakil Ketua DPRD Laila Mufidah, serta dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Dari total 50 anggota DPRD, sebanyak 34 anggota tercatat mengikuti rapat tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, anggota dewan tersebut diduga memainkan gim susun balok di telepon genggamnya saat agenda rapat berlangsung. Aktivitas itu disebut masih berlanjut hingga rapat resmi ditutup dengan ketukan palu pimpinan sidang.
Sorotan terhadap dugaan tersebut tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga pengamat. apabila informasi itu benar, maka tindakan tersebut menjadi persoalan etika yang patut mendapat perhatian. Menurutnya, anggota legislatif merupakan representasi masyarakat sehingga setiap sikap dan perilaku selama menjalankan tugas kedewanan akan memengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD. Ujar ken Bimo Rabu (29/07/2026)
Hingga saat ini belum ada klarifikasi resmi dari anggota DPRD yang bersangkutan maupun pernyataan dari DPC PDIP Surabaya terkait dugaan tersebut. Masyarakat menantikan penjelasan resmi untuk memberikan kejelasan atas peristiwa yang menjadi perbincangan luas di berbagai kalangan.





