Disebut Dalam Dokumen Tersangka Orlando, Sosok H Her Sebut Biayai Khofifah Rp38 Miliar Ternyata Pernah Diperiksa KPK

Disebut Dalam Dokumen Tersangka Orlando, Sosok H Her Sebut Biayai Khofifah Rp38 Miliar Ternyata Pernah Diperiksa KPK

Narasizone Jatim – Nama pengusaha tembakau asal Pamekasan, Madura, Khairul Umam alias Haji Her, kembali menjadi sorotan publik usai mengaku telah mengeluarkan dana sebesar Rp38 miliar untuk mendukung Khofifah Indar Parawansa pada Pilkada Jawa Timur.

Pengakuan tersebut disampaikan dalam acara Hari Koperasi ke-79 di Pamekasan dan memicu perhatian luas.

Haji Her merupakan pengusaha kelahiran Pamekasan, 25 November 1981. Ia dikenal sebagai pemilik dan CEO Bawang Mas Group yang bergerak di industri rokok, serta Bento Group Indonesia yang mengelola sejumlah usaha kuliner.

Sebelum pengakuannya terkait Pilkada Jatim menjadi sorotan, Haji Her juga pernah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi dan suap terkait importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Saat itu, Juru Bicara KPK Taufik mengungkapkan nama Haji Her muncul dalam dokumen yang ditemukan penyidik saat menggeledah kantor DJBC.

“Haji Her namanya ditemukan jadi hasil penggeledahan yang kita temukan di proses penyidikan di kantor Ditjen Bea Cukai itu ada beberapa dokumen-dokumen yang dibuat oleh Ocoy (Kasi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan), si tersangka ini,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (13/4/2026) waktu lalu.

“Kemudian kita analisis-analisis. Di situlah ditemukan beberapa nama-nama pengusaha rokok. Suryo termasuk Haji Her,” sambung dia.

Meski nama Haji Her tercantum dalam dokumen yang disita penyidik dan ia dimintai keterangan sebagai saksi, hingga kini KPK belum menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Penyidik saat itu mendalami keterangannya sebagai bagian dari proses penyidikan.

Kini, Haji Her kembali menjadi perhatian setelah mengaku telah menggelontorkan dana Rp38 miliar untuk mendukung Khofifah Indar Parawansa pada Pilkada Jawa Timur. Hingga berita ini diterbitkan,

PT Narasi Zone