Menhan Sjafrie Disebut Mengusulkan Kapolri Diganti, Karena Geledah Febrie Tanpa Izin Presiden

Menhan Sjafrie Disebut Mengusulkan Kapolri Diganti, Karena Geledah Febrie Tanpa Izin Presiden

Narasizone, Jakarta – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjadi perhatian setelah namanya disebut dalam podcast Bocor Alus Politik terkait polemik penanganan hukum terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Podcast tersebut mengulas dinamika politik dan hukum yang berkembang setelah penggeledahan terhadap rumah Febrie.

Dalam podcast dibahas Sjafrie menyebut tindakan penggeledahan yang dilakukan polri tanpa terlebih dahulu memperoleh izin Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk pembangkangan terhadap kepala negara.

Situasi tersebut kemudian memicu pembahasan mengenai langkah-langkah yang perlu diambil untuk meredam polemik antara institusi penegak hukum. Salah satu isu yang disebut mengemuka adalah evaluasi terhadap kepemimpinan Polri.

Evaluasi itu menyangkut usulan Menhan Sjafrie pergantian Kapolri sebagai salah satu opsi yang dinilai dapat meredakan ketegangan dan memperbaiki koordinasi antarlembaga.

Pembahasan usulan tersebut dilakukan dalam sebuah pertemuan tertutup yang membahas perkembangan situasi hukum dan politik menyusul pasca penggeledahan cafe dan rumah di Sentul yang menyeret Febrie Adriansyah.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Istana Kepresidenan, maupun Kepolisian Republik Indonesia yang membenarkan adanya penilaian maupun usulan pergantian Kapolri sebagaimana disebut dalam podcast.

PT Narasi Zone